Autis ditempat kerja

Autis ditempat kerja..

BT..Jenuh…Bosan dan jengkel..semua perasaan jadi satu..

Hari ini 1 bulan 10 hari sudah diri ini berada ditempat kerja yang baru..

Awalnya semua berjalan normal {maklum masih baru jadi semua kelihatan normal},…

Tapi kok lama kelamaan jiwa ini merasakan hal seperti terpenjara..

Benar saja, bekerja 8 jam sehari, selama 5 hari seminggu = 8 x 5 = 40 jam/minggu.. selama itu pula kerja hanya dan hanya duduk menatap monitor, membuat/memperbaiki program atau mencreate web baru yang sudah ditugaskan, bekerja dengan “tenang” tanpa obrolan, benar-benar seperti orang autis..

Jangankan berbicara dengan atasan, dengan rekan sebelah pun sangat jarang..situasi benar-benar seperti kuburan, hanya terdengar suara keyboard dan mesin-mesin komputer tiap-tiap user..

Kami disediakan fasilitas chat internal khusus untuk berbicara dengan rekan atau berkomunikasi dengan atasan, selain itu disediakan pula akses internet namun aksesnya tidak sepenuh dugaan saya. Fasilitas-fasilitas komunikasi maya terblokir, mulai dari Yahoo Messenger sampai Facebook terblokir..bahkan untuk melihat video berita saja tidak bisa, hanya informasi-informasi umum yang dapat diakses..

Namun, apalah arti pemblokiran tersebut. Jiwa saya memang jiwa yang ” Air tenang tapi menghanyutkan”, sekalipun diblokir tetap saja ada banyak jalan menuju roma..dan saya bersyukur dibalik pemblokiran itu saya bisa mendapat banyak ilmu dan manfaat yang bisa  saya petik, salah satunya saat ingin mendownload file Video event IT Camp 2010 yang ditayangkan dimetro TV, akibat tidak bisa diakses dan didownload. Alhasil, berbekal “ilmu” seadanya simsalabim.. file 35MB berhasil digondol dan disisipkan ke Hp O2 XDA Atom Kesayangan..

Entah, apakah diri ini masih sanggup tuk terus bertahan dengan keadaan lingkungan kerja seperti ini..Gaji emang lebih besar dari sebelumnya, tapi kalo harus autis seperti ini dengan berbagai pekerjaan yang setiap kali berubah-ubah tidak fokus..apakah diri ini sanggup..

Ketat Boleh, terlalu ketat janganlah sampai-sampai berbicara pun terasa sangat mahal..membuka mulut pun terkesan berat..bisa stres nti diri ini..

Semoga Situasi bisa berubah..

Iklan

2 thoughts on “Autis ditempat kerja

  1. dheeasy berkata:

    wah, sepertinya kita terbalik nh. saya kerjaan sedikit (bahkan kadang tidak ada he8), berasa makan gaji buta, otomatis terkait dengan pendapatan juga… semangat8!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s