Sepanjang 300 KM – 12 Jam

Sabtu, 07 Februari 2009, 06.30 merupakan awal dari nge-bolang sepanjang 300 KM, ga pernah menyadari bisa sampai sejauh itu dalam waktu yang lumayan panjang.
Sebenarnya tujuan awal hanya ingin mencari jalan menuju daerah di jawa barat (sukabumi), menggunakan motor. Planning ini sudah lama dirancang dan baru terwujud kemarin sabtu, dengan bantuan Teman sekaligus sahabat + adik kelas dalam 1 kampus (Ganjar).
Perjalanan dimulai di rumah sahabat (Ganjar) jam 08.30, yang awalnya direncanakan berangkat pukul 07.00 tp molor karena hujan, Start dimulai 08.30 dari Bekasi barat (rawa bebek) perjalanan direncanakan melalui bantar gebang lalu tembus jalan raya bogor, namun ditengah perjalanan telepon berdering, ternyata telepon dari pacar.
Intinya dd (pacar) minta ditemui saat itu jg, karna ada suatu hal. Ya… Mau ga mau harus muter lagi ke bilangan salemba yang sebelumnya sudah mau mencapai bilangan kemang.
Sekitar pukul 10.00 lewat tiba ditempat tujuan (salemba), Tahu kenapa dy (pacar) minta datang, mo pinjam sesuatu rupanya, ya sudah tanpa basa basi langsung aja pada pokoknya n urusan selesai, perjalanan dilanjutkan.
Kira2 pukul 11.00 pejalanan sudah memasuki daerah UKI cawang, perjalanan berubah karena yang seharusnya lewat bantar gebang harus diganti melalui cawang – cililitan. Ok, ga masalah. perjalanan dilanjutkan. cukup panjang dan lelah memang mengendarai motor sepanjang jalan, mana cuaca ga mendukung, sebentar panas, sebentar Ujan. (panas – ujan Ko sebentar – sebentar).
Waktu sudah menunjukan jam 12.30 posisi sudah berada di bilangan cimanggis depok, terbesit pikiran tuk mencari tempat rehat sebentar tp susah, hingga akhirnya menemui t4 rehat di pom bensin di bilangan Bogor, saat itu jam sudah pukul 13.00.
Perjalanan diStop dulu, untuk ISHA (Istirahat dan SHAlat), kira2 jam 13.15 perjalanan di mulai kembali, Melintasi jalan raya bogor melaju pelan dengan kecepatan ga stabil kadang 50KM/jam kadang 80KM/jam, kondisi jalan macet dan berlubang.
Pukul 13.50 lebih hampir jam 14.00 sudah masuk sekitar tajur ciawi, huh…Akhirnya sampai juga diciawi, tp disitu ga bisa bergerak, karna macet total, jalur dari pintu keluar tol ciawi menuju sukabumi, padat. terpaksa selap-selip (maklum motor), geal geol, kiri kanan. Wus2 sekitar pukul 15.00 dah masuk daerah sukabumi, singkat cerita, pukul 15.55 sudah sampai di Cikukulu (daerah sukabumi, tempat tinggal mertua).
Rehat bentar didkt gang rumahnya, sambil llihat HP,eh ada miss Call. ternyata dari sang mertua, ada apa ya????
Sms aja, ga di balas. dalam hati berpikir akh dah deket ini, bikin surprice akh, datang kesana diam2.
Dan ternyata oh ternyata…
Sungguh diluar dugaan, baru sampai gerbang rumahnya…..
Sungguh2 kaget bukan kepalang…
Melihat…sesuatu yang seharusnya tidak ada, kenapa ada.
Mo tau apa itu,??? SEPATU biru ukuran 36. Sepatu??? apa hubungannya..
ya Itu adalah sepatunya Dd (pacarku), tanpa pikir panjang langsung aja masuk, rumahnya, trus coba intip ternyata benar….
Dd sudah ada diRumah…
Hah…
Kaget..Perasaan td masih di UKI, Oh ternyata, hasil pinjam td digunakan untuk pergi ke SIni rupanya. Ya sudah, pura2 aja jadi Tamu.Pas Pintu di Buka Spontan, Semua Kaget. Hahaha
Surprice di Balas Surprice…
Lucu emang…kejadian yang ga bisa ditebak.
Awalnya ga sempat terpikir kalo dd Bakal pulang ke Rumah.hehehe

Singkatnya pukul 18.00 perjalanan balik dimulai, sebelumnya isi perut dulu (makan dan SMP). kira2 pukul 19.00 posisi sudah diparungkuda, wah tar lagi isya, Magrib dulu deh di masjid di pinggir jalan parungkuda. Pukul 19.30 perjalanan sudah masuk ke daerah cikreteg, dan terakhir melihat jalan kalo tidak salah posisi sudah mo masuk daerah km 17 ciawi, suasana jalanan gelap, berlubang, berbelok2 serta udara dingin menusuk kulit. Brrr….Brrrr

Motor melaju kiri, kanan, wus2. ciaaaaaat……Gubrak….. Jatuh deh kena lubang,….Posisi waktu itu ga sempat lihat dimana, yang jelas itu masih dalam daerah km 17 arah ciawi. Spontan kaget, Ganjar elo ga papa? tanya keadaan tmn gw di belakang, Posisi jatuh mirip pembalap, banting stir kekiri, Oleng kiri kanan dan akhirnya jatuh kekiri dan hampir mentok tembok rumah yang ada dipinggir jalan. Ok semua  Penumpang Selamat, dan OK.
Cek Kendaraan, ternyata rantai nyangkut, keluar gear. Terpaksa dengan cara barbar, gw tariklah tuh rantai n akhirnya berhasil dan terpasang kembali. Ga nyadar, jari telunjuk luka karna narik rantai….
Rantai, sudah terpasang lagi, test bisa muter ga ni ban, ok semua normal, tp rantai kendor.
Masa bodo, jalan dulu cuy, gelap nih..Sampai akhirnya ada pom bensin dekatnya. sekalian isi bensin, n cek motor lagi. ok ga papa hanya luka baret di body kiri motor, tp harus pelan2. kira2 jam brapa ya, kalo ga salah waktu itu adzan isya, posisi di KM berapa ga tau, pkonya yang sempet liat bakso tukul. akh akhirnya dah mo sampe ciawi..
perjalanan terus berlanjut hingga di daerah bogor setelah terminal baranangsiang posisi gantian, ganjar yang nyetir ane bonceng, bukan apa2, tangan kiri mulai kram dan kanan dah terlalu, tegang menarik pedal gas. Hingga akhirnya pukul 23.00 kiranya sudah sampai diRawa bebek kembali.

Lega rasanya bisa pulang lagi, walau banyak kejadian diluar dugaan…dan banyak pertolongan yang sempat dialami n kurang disadari. Salah satunya, pada saat insiden jatuh, terjadi setelah shalat magrib, air wudhu pun masih melekat (belum Batal) kita dapat pertolongan, seandainya tidak mungkin sudah babak belur mentok tembok, atau yang paling parah kesenggol dari belakang. Biasanya daerah tersebut cukup ramai, namun saat terjadi insiden, suasana jadi sepi, seperti ga ada kendaraan (ada kendaraan tp posisinya jauh), baru setelah itu terjadi banyak kendaraan seliweran dengan kecepatan lumayan kencang.
Syukurlah…Terima Kasih ya ALLAH, Engkau masih melindungi Kita…

Dan Akhirnnya, pukul 00.56, ane sampai dirumah (sebelumnya sempat cuci motor dulu cz motor dah ga ada warnanya, cokelat debu), dan bersih2 badan lalu istirahat….

Sungguh perjalanan yang penuh hikmat dan penuh pengalaman…Ini merupakan perjalanan terpanjang dan terjauh saya menggunakan motor pertama kali, walau sebelumnya pernah nge-bolang sampai banyumas (jawa tengah) yang awalnya hanya ingin silahturahmi ke cirebon t4 kerabat 1 kuliah, bersama teman2 kuliah setelah lulus kuliah menggunakan mobil sewaan. Ya itulah pengalaman, ada serunya, ada lucunya, ada keselnya, ada sedihnya pula….

Asal ada niat dan kemauan segalanya bisa menjadi mungkin…
Ini lah yang terjadi pada 300 KM dalam 12 jam..

Apa saja yang dibawa dalam perjalanan :
– Motor Fit X,
– Perbekalan Makanan
– Jas Hujan (cuaca ga pas)
dan masih banyak lagi..

Iklan

One thought on “Sepanjang 300 KM – 12 Jam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s